Duren, buah yang besar dan berduri memiliki bau semerbak dan sangat menyengat ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya. Sebenernya gue bukan orang yang sangat menggemari buah yang memiliki kulit seperti duri itu, namun berbeda semenjak kejadian ini.
Berawal dari Sabtu, (23/06) setelah gue pulang dari rumah temen untuk ngerjain tugas kelompok, bapak dan ibu ngajak gue ke pusat perbelanjaan Carefour untuk belanja bulanan. Saat asik keliling pusat perbelanjaan tersebut, mata gue terbelalak dan tiba-tiba mengalihkan pandangan pada rak buah yang berisi duren-duren yang bertumpukkan. Duren yang berjenis Monthong ini menggoda sekali untuk dibelah dan dimakan. Namun sayangnya bokap kurang suka sama buah ini, dan sebagai anak yang berbakti ceilah gue urungin niat untuk membeli dan membelah duren tersebut. azettt
Perjalanan pulang gue nulis di twitter kalo gw barusan ngeliat duren monthong yang sangat amat menggoda iman dan ternyata di TL kak Afni dan Kak Sonchyl (Senior di kampus) sedang membahas BM Duren dan tiba tiba Kak Sonchyl Retweet tweet gua ke Kak Afni dan Kak Cae , sedikit membahas nya kemudian diputuskan selesai UAS kita caoo nyari Duren.
Nah, Jumat kemarin adalah tanggal yang tepat. Hari itu gue dan Ketiga kakak senior berburu duren hingga sampai ke daerah Kalibata. haha akhirnya keinginan membelah dan menggigit duren Monthong itupun terpenuhi. Tapi sayang rasa duren nya ngga sesuai dengan ekspetasi gue yang melihat dan mencium bau duren yang syahdu waktu di Carefour.. Ya walaupun nggak sesuai ekspetasi rasanya, tetep lah puas, karena malam itu berhasil "membelah" dan "menggigit" duren rrrrrrrrr. BM pun terpenuhi :D
![]() |
| Menikmati Duren with Kak Soncil dan Kak Cae |



