Kamis, 07 Juni 2012

Waktu Indonesia Bagian Galau

Ada yang pernah bilang menulis itu adalah mengungkapkan kegelisahan kita yang tidak dpt kita ungkapkan lewat kata dan ucapan. Jadi hari ini saya ingin menulis tapi bingung apa yang harus saya tulis, ibarat kata nih gak ada inspirasi apa-apa, tapi tangan ini gatel pengen nulis.

Dua hari yang lalu, kebetulan malam hari nya hujan. Ketika gue lihat twitter, si Berry (@Berybep) menulis begini di timeline nya "Mentang-mentang hujan, kok banyak TL gue yang galau ya" dan benar saja di linimasa saya juga berkeliaran tweet dengan bahasa bahasa yang menunjukkan kegalauan.



Dari yang saya amati ada tiga jenis galau yang dituangkan melalui jejaring sosial twitter. Let's cekidot

1. Orang yang galau #nomention, tipe orang ini seakan dia berbicara kpada seseorang, tapi tak kunjung di mention ke orangnya. Seperti contoh begini : "Aku telah menunggumu sekian lama, namun semudah itu kau direbut oleh sahabatku" atau "emang enak rasanya gue bkin galau, inget gak dulu lo pernah gituin gue" dan semacam nya.
Biasa nya tipe orang yang kayak begini orang orang yang punya permasalahan ttg cinta seperti suka sama pacar orang, memendam perasaan bahkan, menyukai sahabatnya sendiri. Jeileeeee...

2. Tipe galau kedua adalah tipe tipe galau curcol. Biasanya orang begini sering memasukkan analogi-analogi suatu kejadian yang dihubungkan dg masalah percintaannya misalnya begini "Sendal aja ada pasangannya, masa lo kalah #ehh #alamak #keceplosan" atau "angkot aja punya jurusan, masa hubungan kita ga ada jurusannya sih #eaa" atau mgkin gini "indahnya bunga mawar tak seindah senyum mu di pagi hari #kode" . Biasanya tipe galau yang kedua ini menyertai hashtag hashtag untuk mendukung tweet tergalau nya. Kadang tipe galau ini lucu klo analogi nya sesuai dg kenyataan hahaaaa

3. Tipe galau yang satu ini tipe galau yang gak kreatif. Orang ini hanya me re-tweet account account galau seperti RadioGalauFm, Damnitstrue, Tweet Jodoh Ramalan dan banyak macam account account serupa. Mungkin jenis galau tipe ini tidak terlalu mau dianggap galau, jadi hanya me re-tweet saja..

Skian dari apa yang gue amati di linimasa dua hari yang lalu , seenggaknya gue telah mengungkapkan kegelisahan gue melalui tulisan ini... Heheeee. Intinya rasa galau itu manusiawi, tapi saat galau, ber-galau lah secara elegan.. hahaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar