Selasa, 01 Mei 2012

Sedikit Lamunan, Terselip Cerita


Ada kalanya saya terdiam, terbayang bagaimana indahnya masa sekolah dulu. Masa putih abu-abu yang menjadi jembatan antara impian dan kenyataan. Terbayang masa dimana saya bebas berlaga dalam panggung keremajaan, bebas mengeluarkan apa yang dirasakan, bebas bermain, belajar hingga berlari bersama.  Terbayang dimana rasa malu malu akan percintaan remaja, berawal dari saling memandang antara dua bola mata, terjadi sentuhan ringan antara dua telapak tangan, menjadi indah saat bicara bersama , saling mengutarakan apa yang dirasa , menjalin hubungan, terselip kegalauan hingga berakhir dengan air mata. Ooh indahnya dunia ala remaja.
Saat solidaritas berbicara, hanya ada beberapa kawan dekat yang menjadi tumpuan. Dimana kami selalu membicarakan tentang sukses dan masa depan di akhir periode masa itu. Canda para peseragam pun selalu membawa keceriaan hari demi hari, memberi warna yang indah dalam masa itu. Tiba tiba ada yang menepuk pundak saya, dan saya tersadar bahwa semua itu sudah lewat dan hanya bisa untuk dikenang tanpa mungkin dapat kembali. Saat saya tersaadar, lamunan pun usai.

Jenis - Jenis Move On

Jaman sekarang itu lagi trend yang nama nya Galau dikalangan remaja tanggung alias ababil, ada pula pepatah yang mengatakan bahwa Habis Galau, Terbitlah Move On..

Move on. Kata yang nyebutinnya gampang, tapi ngelakuinnya susah.

Dari yang pernah gue liat, dan gue perhatikan secara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya, move on itu ada 4 :  Coba gue jelaskan satu per satu... Cekidot :

1. Terpaksa Move On

Keadaan di mana kita belum ingin move on, tapi mau nggak mau harus move on.
Terjadi karena satu pihak sudah terlanjur move on, sedangkan pihak lain nggak bisa apa-apa dan akhirnya harus ikutan move on.

2. Pura-pura Move On

Ada saatnya kita harus berpura-pura sudah bisa move on, agar orang yang sedang dekat nggak canggung untuk memberi rasa baru demi terciptanya suatu hubungan baru.

3. Lupa Move On

Ini yang paling sering dan banyak terjadi.
Kita terjebak di kenangan dan kebiasaan lama, sampai akhirnya terbuai dan nggak jadi move on.

4. Kebelet Move On

Kebelet move on biasanya penyakit orang bosenan.
Siklusnya selalu sama: belum putus, tapi udah nggak betah, dan nggak sabar pengen cepet-cepet move on.


Begitulah sedikit tentang Move on. Move on itu cuma tentang waktu…

dan keikhlasan..

Berdamai dengan Hujan


Sudah setahun lamanya saya tidak posting sesuatu dalam blog ini, ya dari 2011-2012 jaraknya setahun kan? anggap saja begitu. Saat ini entah apa yang mau saya ceritakan, banyak kejadian menarik yang telah terjadi semenjak terakhir saya posting sesuatu di blog ini.

Mungkin, yang paling menarik adalah saat saya berdamai dengan hujan. Berdamai dalam artian, saya mampu duduk ber jam-jam hingga tidak sadar bahwa bus yang akan mengantar saya pulang, berlalu lalang. Saat itu sudah pukul 5 sore, awan diatas sana sudah mulai menunjukkan kemurkaannya ketika jam pulang kuliah telah tiba. saya terburu-buru untuk lari , mengejar cinta? tentu bukan, saya berpacu dengan waktu agar dapat tiba di halte bus sebelum awan mengeluarkan tangisannya.

Tepat saat saya tiba di halte bus, gerimis kecil mulai turun membasahi bumi yang sedari siang dibuat panas oleh terikya matahari. Bau tanah yang khas ketika dibasahi air dari langit itu, sudah mulai masuk dalam sela sela hidung saya.

Saya memutuskan untuk duduk dibawah halte bus , sembari saya menunggu di halte tersebut, saya mulai memperhatikan keadaan sekitar. Masih banyak orang yang berdamai dibawah gerimis yang akan membasahi ubun-ubun nya, mungkin untuk sekedar mencari sesuap nasi bagi keluarganya. sebut saja dia Ibu Mawar, seorang Joki 3in1 yang berada di daerah Senayan. Ia tetap menunggu datangnya orang yang membutuhkan jasanya agar dapat melewati jalan yang hanya diperbolehkan dilewati bagi mobil yang berpenumpang 3 orang atau lebih. sedari tadi Ibu Mawar tetap setia menunggu pelanggan, meski hanya menggunakan sebuah selendang untuk menutupi kepalanya, ia tetap sabar menunggu. Tak berapa lama, ada mobil berhenti, ia menggunakan jasa Ibu Mawar untuk dapat melewati jalur 3in1 tersebut, wow rejeki Ibu Mawar telah datang menghampirinya

Ah, sudahlah memikirkan diri sendiri saja sudah susah, malah mikirin orang lain. dalam hati berkata demikian. Lalu saya mulai mengalihkan pandangan ke arah depan, tempat saya duduk. Termenung, memikirkan betapa Tuhan itu adil rasanya. Tuhan membiarkan hujan turun , setelah ia memberi panas yang terik . Tuhan juga adil dalam memberikan setiap rezeki bagi orang yang mau berusaha dan tetap menunggu dengan sabar.

Tidak terasa, jam sudah menunjukkan pukul 7 malam , saat saya tersadar bahwa ada tugas yang menanti dirumah. Tak lama setelah itu, bus yang akan mengantar pulang datang. Hujan mengiringi saya pulang. Hari ini saya sudah berdamai dengan hujan :)

Senin, 12 September 2011

Hari Pertama Menjadi Mahasiswa


Senin, 12 September 2011 gue mulai masuk ke dalam babak baru di dalam hidup gue. Naik satu tahap menuju pikiran serta tahap pembelajaran yang lebih tinggi. Hari ini gue menjalani hari pertama sebagai mahasiswa komunikasi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta , Prof. Dr Moestopo (Beragama) atau biasa dikenal dengan sebutan Kampus Merah Putih.

Gue berangkat dari rumah jam 9 tepat, menuju ke terminal untuk naik bus menuju kampus, hari ini gw sial karena angkot yang gue tumpangin mogok di tengah jalan sebelum sampai ke terminal. Alhasil gue jalan kaki dan sampai lah di deket terminal. Disitu gue jg bertemu bapak bapak usia paruh baya yang satu sedang menunggu bus ke arah Tanjung Priuk, yang 1 merupakan tukang parkir yg sedang bertugas di daerah situ. Terjadi obrolan yang singkat antara kami ber 3.

Tak sdar 20 menit menunggu, akhirnya bus yg dtunggu pun datang. Sepanjang perjalanan dihibur oleh pengamen yang sangat syahdu bernyanyi ala music Jazz yang sangat enak di dengar.....

Menempuh perjalanan 2 jam membuat pantat serta pinggang pegel. Jalan menuju kampus kami tempuh setelah turun dari bus. Di kampus gue janjian sama kak Intan untuk ketemu dan nunjukin jalan menuju ruang kuliah yang gue tuju.

Akhirnya tiba di kelas itu,hari ini ada 2 mata kuliah yaitu Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu alamiah dasar. Ilmu alamiah dasar dosennya sangat datar biasa aja, ga terlalu asik, sedangkan dosen ke ilmu budaya dasar spertinya dosen yg killer karena hari pertama kami sudah diberi tugas kelompok .....zzzzzzzzzzzzz

Hari ini juga gue berkenalan dg teman2 baru, hmmmm ya hidup ini emang kayak sinetron, ada pemain yang pergi, lalu ada pemain yg datang. Sama seperti hidup ini, saat teman2 SMA telah pada jauh karena akan melanjutkan pendidikan, datang lah teman  baru di tempat kuliah.

Semoga pengalaman hari ini akan menjadi pengalaman pertama yang tak akan terlupakan...


SELAMAT DATANG BANGKU KULIAH :D

Jumat, 02 September 2011

Lebaran Hari ke 3

Hari ini adalah lebaran hari ke 3. Dimana semua kegiatan bersama seluruh keluarga besar udah dilaksanakan. Capek sih selama 2 hari keliling Jakarta dan sekitarnya untuk bersilahturahmi ke keluarga besar bokap dan nyokap yang ada di sekitaran sana.

Selama 2 hri ini juga , kalo disinggung masalah ehmm THR , hasil nya bisa dibilang lumayan lah karena tahun ini kakak gw udah berpenghasilan alias bekerja. Biasanya yg dapat berapa, tahun ini meningkat sekitar 30% dr tahun kemarin hihihi.

Hari ini adalah hari ke 3 Lebaran. Tadi pagi gak kepikiran untuk acara hari ini, yg kepikiran hanya tidur tiduran dirumah dan sepertinya akan menjadi hari yang cukup membosankan. Tapi ternyata hari ini kakak gw ngajak untuk makan diluar sekaligus belanja bulanan. Yaudah drpd kita semua bosan dirumah kita caoo ke Bekasi Square untuk makan diluar dan belanja.

Tapi sebelum kesana, kami menyempatkan diri untuk ziarah. Ya ziarah ke makam ade gue. Nama nya Dewi Yunita, dia lahir tanggal 20 Februari 1998 dan meninggal di hari yang sama. Ade gue meninggal sesaat setelah dilahirkan. Tanpa sempat melihat keindahan dunia dan kegantengan kakak nya hehehe..

Setelah berziarah kami langsung ke Bekasi Square untuk belanja bulanan, beli tas untuk gue kuliah dan makan di D'cost ... Seharian muter muter bersama keluarga bikin gue berfikir, andai aja ade gue masih ada, mungkin keluarga ini bakal jadi lengkap banget, seorang ayah, seorang ibu, 2 anak laki laki dan 1 anak perempuan. wah betapa indah nya. tapi emang Tuhan berkata lain, gue belum diizinkan untuk mempunyai seorang adik perempuan :)

Oke, setelah belanja, makan dan muter muter kami memutuskan untuk mampir ke rumah tante. Ada saudara jauh gue dar Bangka Belitung bilang gini

"Loh mba itu siapa?" tanya ade nya nyokap gw
"itu si aji, masa lupa?" jawab nyokap
"walah si aji we gede tenan toh" kata ade nya nyokap lagi

oke gw gatau apa deifinisi dari "gede" ini, apa badan gue yang semakin gede alias gendut atau gede dalam artian dewasa hahaha

Sekian kejadian hari ini, yang menjadi Lesson for today adalah ga ada yang lebih menyenangkan selain berkumpul dan menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta :D