Mendengar kata Proses, hal yang pertama saya
bayangkan adalah perjalanan menuju sesuatu apa yang kita inginkan. Setiap
proses tidak ada yang benar-benar berjalan lurus semua pasti melalui jalan yang
panjang dan berliku untuk membuat diri kita lebih baik lagi dari sebelumnya.
Kupu-kupu yang indah tampak cantik dengan
sayap-sayap nya yang berwarna-warni . namun untuk menjadi seekor kupu-kupu yang
cantik, tidaklah lantas langsung menjadi seperti itu, semua ada prosesnya dari
seekor ulat lalu berubah menjadi kepompong sebelum akhirnya menjadi kupu-kupu
yang cantik. Metamorphosis seperti itulah ggambaran dari sebuah proses.
Jumat (6/7) kemarin saya dan ke-empat teman saya
menjalani Pendidikan dan Pelatihan tahap II yang diadakan oleh LPM Media
Publica. Sebelumnya anggota Madya angkatan kami berjumlah 9 orang, kami
menjalani sedikit gambaran tentang contoh sebuah proses selama 7 bulan
terhitung sejak selesai Pendidikan dan Pelatihan tahap I. Namun ditengah
perjalanan proses kami, dengan berbagai alasan beberapa teman kami memutuskan untuk mundur dan tidak melanjutkan proses tersebut.
Hingga sampai pada hari saat Diklat II diadakan
hanya tersisa 4 dari 9 anggota madya nya. Pada awalnya, terselip keraguan dalam
diri saya sendiri apa saya masih sanggup meneruskan proses tersebut melihat
hanya tinggal 3 orang yang akan menjadi rekan kerja serta rekan berbagi
motivasi dalam menjalankan organisasi ini kedepannya? . kemudian sempat
terbesit di pikiran saya bahwa ini adalah suatu tantangan, dengan
menjalankannya saya akan menjauh dari comfort zone dan menjalani proses tersebut
hingga akhirnya saya dapat menemukan apa yang menjadi passion saya.
Saya memutuskan untuk tetap bertahan dan menjalani
proses Diklat II bersama ketiga teman saya lainnya. Menjalani 4 hari Pendidikan
dan Pelatihan di Gunung Bunder merupakan pengalaman baru dan menyenangkan bagi
saya. Tak hanya mendapatkan materi mengenai organisasi khususnya, kami juga
belajar tentang hidup, bagaimana kita siap untuk menjadi pemimpin, siap untuk
dipimpin, bagaimana me-manage emosi, serta kerja sama team agar dapat membuang
jauh rasa egois yang hanya memikirkan diri sendiri.
Hal tersebut juga merupakan contoh menjalani sebuah
proses. Saat ini saya dan ketiga teman saya sudah menjadi anggota aktif di LPM
Media Publica. Saatnya kita bersama-sama melakukan proses, tentunya dengan
bimbingan serta nasihat dari kakak-kakak kami. Agar kami menjadi pribadi yang
lebih baik lagi untuk kedepannya. Amin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar