Minggu, 29 Juli 2012

Kepedulian di Tanah Sengketa




Anak-anak seharusnya menikmati masa nya diisi dengan keceriaan, bermain dan belajar namun berbeda dengan sekumpulan anak-anak yang berada di wilayah Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mereka harus tumbuh di tengah wilayah yang mengalami sengketa. Atas dasar tersebut, beberapa mahasiswa Universitas Prof.Dr.Moestopo (Bearagama) tergabung dalam kegiatan Edutainment For Childreen membuat acara kepedulian sekaligus buka puasa bersama yang bertajuk Spread The Love in Ramadhan pada Jumat, 27 Juli 2012 kemarin.

 “Awalnya ini merupakan suatu projek implementasi English In Society semacam mengajar bahasa Inggris pada anak-anak jadi kita menamai nya Edutainment For Childreen,” ungkap Siti Wulandari selaku projek leader komunitas tersebut. Education and Entertainment ini  sendiri merupakan kegiatan pendidikan kepada anak-anak di sekitar wilayah Hang Jebat dengan cara memberikan edukasi yang menarik, berbeda dengan cara yang dilakukan sekolah pada umumnya. Perempuan ber hijab ini menambahkan bahwa komunitas yang dibuat bersama teman-temannya ini bukan suatu WKM (Wadah Kegiatan Mahasiswa) yang terpatok pada program serta masa jabatan, melainkan komunitas ini terbentuk karena adanya panggilan hati.

Pada acara tersebut juga terdapat acara peresmian perpustakaan mini yang diberi nama “Taman Siswa” , perpustakaan ini mengadopsi nama dari sekolah yang didirikan oleh Ki Hajar Dewantara. Pembuatan perpustakaan ini  merupakan salah satu implementasi dari kegiatan Edutainment For Childreen, dengan harapan anak-anak yang berada di sekitar wilayah sengketa tersebut memiliki minat tinggi untuk membaca.
Awal sengketa tanah disini adalah pengakuan atas kepemilikan tanah seluas 57000m2 oleh Kementrain Kesehatan. Pada tahun 1959 tanah yang awalnya berupa rawa tersebut mulai dibangun sedikit demi sedikit oleh warga sekitar. Namun, mulai tahun 1998 saat Undang-Undang Agraria berubah menjadi sertifikasi, Kementrian Kesehatan membuat sertifikasi atas kepemilikan tanah tersebut. Hal inilah yang menjadi masalah sengketa tersebut.

Acara yang diselenggarakan Jumat kemarin tidak hanya sekedar peresmian perpustakaan mini saja, melainkan ada hiburan dari WKM Kosmik, pembacaan puisi, pembacaan dongeng islami, buka puasa bersama, kemudian ditutup dengan Sholat Isha berjamaah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar