![]() |
| Anak-anak Kampung Pulo mewarnai gambar bersama |
Hasil sumbangan yang terkumpul hingga Minggu (20/1) kemarin sejumlah Rp. 3.761.700 dialokasikan untuk membeli barang-barang seperti susu bayi, bubur bayi, pembalut, pampers, obat-obatan serta kebutuhan lainnya.
Selain mendistribusikan barang sumbangan logistik kepada warga Kampung Pulo, pada Minggu (20/1) mahasiswa UPDM(B) juga membuat acara untuk menghibur anak-anak yang ada di pengungsian. “Tujuan membuat acara tersebut adalah untuk memulihkan psikologi anak-anak korban banjir yang sedang traumatik serta mengembalikan keceriaan anak-anak disana,” ungkap Arys Gunawan Pratama selaku koordinator lapangan Posko Moestopo Peduli Banjir ini.
Rangkaian acara yang dibuat kali ini berupa hiburan, dimulai dari bermain bersama, mewarnai, tertawa bersama Standup Comedy Indonesia yang berkolaborasi dengan Komunitas Senar Putus, hingga pertunjukkan musik sebagai penutup.
Sementara itu, kondisi terakhir banjir di Kampung Pulo sudah mulai surut. “Saat ini mulai memasuki zona surut, namun untuk warga yang tinggal paling dekat dengan kali Pada Minggu (20/1) masih banjir sebetis,” ungkap Ambisi salah satu relawan yang ada di daerah tersebut.
Ambisi menambahkan karena mulai memasuki zona surut, barang barang yang saat ini warga butuhkan yaitu obat-obatan kulit untuk gatal serta alat pembersih seperti sapu,sabun pembersih lantai, serta kain pel. “Selain pembersih lantai, warga sini juga membutuhkan obat-obatan kulit untuk gatal karena air yang tidak bersih membuat mereka mudah terserang penyakit kulit,” tambah pria yang akrab disapa Bicu.
Ucapan terimakasih serta harapan datang dari Feri Ferdinand, salah satu warga yang ada di daerah Kampung Pulo, “Saya berterima kasih kepada seluruh relawan yang membantu dan harapan saya mereka tetap semangat dan bantuan tidak hanya sampai saat ini saja. Tidak cuma bantuan logistik dan tenaga yang kita harapkan, tapi juga hiburan untuk anak-anak. Itu saja harapan saya,” ungkapnya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar