Rabu, 16 Januari 2013

Ibukota Tergenang

Pagi ini saya bangun dalam keadaan yang cukup membuat panik. Bagaimana tidak, seluruh isi rumah sibuk bergotong royong untuk membersihkan rumah. Ya, hujan yang sedari tadi malam turun membuat genangan air alias banjir di daerah rumah saya. Tidak terlalu dalam sih, tp cukup untuk membuat airnya masuk sampai teras rumah.

Tak hanya saya yang merasakan hal ini, sebagian besar hmm mungkin hampir seluruh masyarakat ibukota mendapatkan 'jatah' banjir yang sama seperti rumah saya. Bahkan,ada yang harus mengungsi karena banjir di daerah rumahnya cukup parah. Ini biasanya dialami oleh masyarakat yang tinggal di daerah bantaran kali. Sedih memang melihat berita dimana mana banjir.

Oh, saya lupa. Tak hanya warga biasa, banjir kali ini juga menyebabkan istana negara tempat bernaungnya Presiden ikut terkena imbasnya. Istana negara ikut kebanjiran. Meskipun tidak parah ya kali kali merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat ya, pak Presiden..

Ada yang menyalahkan pemerintah, ada yang menyalahkan alam, ada yang menyalahkan keadaan. Tapi, cobalah introspeksi diri apa dan siapa yang harusnya disalahkan dalam keadaan seperti ini? Ya diri kita sendiri. Perilaku kita sehari hari lah yang membuat ini semua terjadi. Perilaku yang dianggap kecil namun memiliki dampak yang besar, contohnya membuang sampah sembarangan, nah perilaku seperti ini yang patut diubah. Bayangkan, jika satu orang membuang sampah sembarangan, dikali penduduk ibukota yang jumlahnya mgkin lebih dari puluhan ribu. Ya makin penuhlah kota ini dengan sampah baik jalanan maupun kali-kali yang ada di Jakarta. Efek nya akan jelas terasa saat musim penghujan datang. Hujan lebat dalam waktu yang lama, sementara bantaran kali dan tempat-tempat untuk air mengalir sudah penuh dengan sampah yang dibuang oleh tangan-tangan jahil, akhirnya menyebabkan banjir dan menyengsarakan diri kita sendiri.

Coba lah untuk mengubah kebiasaan seperti itu. Jangan hanya menuntut hak, namun melalaikan kewajiban sebagai warga masyarakat. Kewajiban kita menjaga lingkungan ,agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Change your habit for your better future.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar