Kamis, 19 Desember 2013

Kata Orang

Kamis (29/12) Gak tau kenapa hari ini gue sering banget liat jam-jam dengan angka yang jarum jam nya sama, contohnya 10.10, 12.12, 15.15 dan yang terakhir 19.19. Kebanyakan orang bilang artinya ada yang kangen diawali dengan huruf itu. Namanya juga ‘kata’ orang, bisa aja bener, bisa juga nggak. Kata orang.

Hari ini seperti biasa, gue bangun pagi-pagi, mandi, sarapan lalu berangkat kuliah dengan bus yang setiap hari gue naiki setiap gue ingin berangkat ke kampus. Entah kenapa akhir-akhir ini gue selalu nggak fokus untuk melakukan setiap kegiatan. Orang bilang mungkin jenuh atau kurang semangat. Kata orang.

Hari ini jalanan Jakarta tidak seperti biasanya, lancar tanpa macet. Pergi ke kampus yang biasanya menggunakan durasi hampir dua jam (jika disertai kemacetan), hari ini cukup dengan satu jam saya sudah sampai kampus. Berpakaian hitam dengan celana jeans biru bukan hal yang aneh bagi gue, gue suka pakai pakaian yang seperti itu. Entah kenapa, kata orang pakai pakaian yang berwarna hitam bisa membuat perut saya terlihat langsing. Kata orang.

Setibanya dikampus langit mulai mendung, pertanda hujan akan turun. Mungkin saja. Tapi awan yang terlihat kelabu belum tentu akan mengeluarkan air untuk membasahi tanah yang sedari tadi kering diterpa panasnya matahari. Kata orang sih mendung belum tentu hujan. Kata orang.

Oh Tuhan, hari ini gue banyak mikirin kata orang. Kata orang, kalo orang badmood tanpa sebab itu artinya dia lagi kangen sama seseorang. Hmmmmm baiklah saya kangen kamu……………….

Denger lagu, inget kamu…. Liat foto inget kamu…. Hujan inget kamu…… 

Selasa, 18 Juni 2013

Pentingnya Media Relations dalam PR praktis

Media Relations
Bagi seorang praktisi Public Relations, melakukan kegiatan media relations adalah salah satu hal yang sangat penting. Strategi yang akan dibuat oleh seorang PR tidak akan memiliki arti apabila Public Relations tersebut tidak melakukan kegiatan hubungan dengan media.

Media Relations itu sendiri merupakan salah satu kegiatan PR yang berhubungan dengan media massa dalam hal publikasi organisasi atau perusahaan tempat ia bekerja. Ketika melakukan kegiatan media relations, hubungan baik yang terbangun antara Praktisi PR dengan media massa bukanlah tujuan utama. Tujuan utama dari kegiatan media relations ini adalah terciptanya kepercayaan dalam diri masyarakat (stakeholder) terhadap perusahaan atau organisasi tersebut.

Untuk mencapai tujuannya , seorang praktisi PR membutuhkan media massa agar dapat menjangkau stakeholder-nya yang bersifat heterogan dan berada di tempat yang terpisah-pisah. Berdasarkan hal tersebut, maka dibutuhkan hubungan yang baik antara praktisi PR dengan wartawan supaya pesan yang dibuat oleh praktisi PR tersebut dapat dipublikasikan oleh media massa dan sampai kepada masyarakat.

Hubungan antara praktisi PR dengan instansi media akan terjadi secara efektif jika menggunakan strategi media relations yang tepat. Menurut buku Media Relations: Konsep Strategi dan Aplikasi, kegiatan media relations terbagi atas dua bentuk.

Pertama yaitu bentuk tulisan contohnya seperti press release (siaran pers), letters to the editor (membuat surat atau tulisan yang dikirim kepada editor), Public Service Announcements (Pemberitahuan mengenai layanan publik), dan Electronic Communications (Komunikasi melalui media internet, seperti memasang iklan, hingga berkomunikasi menggunakan sosial media)

Kedua yaitu dalam bentuk acara atau events. Beberapa contoh acara media relations yang dibuat oleh praktisi PR seperti, kunjungan pers (praktisi PR mengundang wartawan atau pekerja media untuk mengunjungi perusahaan/organisasi tempat ia bekerja), press calls (bentuk kegiatan yang dilakukan praktisi PR untuk menyampaikan informasi atau berita melalui telepon), media events (kegiatan yang dilakukan dengan mengundang media massa, baik cetak maupun elektronik ketika perusahaan menjadi sponsor dalam suatu kegiatan), dan salah satu yang paling penting adalah konferensi pers (Press Conference).

Dalam kegiatan media relations, praktisi PR harus melakukan kegiatan tersebut secara seimbang antara acara-acara media relations dengan membuat tulisan media relations. Terkadang dalam praktik nya, tidak jarang kegiatan media relations akan menimbulkan miss-communication, apabila acara-acara tersebut tidak disertai dengan tulisan-tulisan media relations. Tulisan tersebut menjadi hal yang penting untuk menjelaskan maksud dari acara tersebut dalam konteks perusahaan atau organisasi sebagai penyelenggara.

Salah satu kegiatan media relations yang paling sering dilakukan oleh praktisi PR adalah konferensi pers (press conference). Konferensi Pers itu sendiri adalah sebuah kesempatan yang dimiliki seorang PR untuk menyampaikan kebenaran dari berita yang bisa ia sampaikan dalam bentuk laporan berita.

Keberhasilan konferensi pers sangat dipengaruhi oleh persiapan sebelum melaksanakan kegiatan tersebut. Menurut Sarah Silver dalam bukunya A Media Relations Handbook for Non Governmental Organization memberikan tips beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh praktisi PR sebelum melaksanakan kegiatan konferensi pers, yaitu antara lain :


1. Kontak media

Sebelum melaksanakan konferensi pers, hendaknya seorang PR harus menghubungi sumber-sumber berita minimal sekitar dua atau tiga hari sebelum acara berlangsung.

2. Format

Format termasuk salah satu yang penting dalam konferensi pers, oleh karena itu PR harus menyediakan tempat yang nyaman sesuai dengan format konferensi pers yang akan ia buat.

3. Visual

Dengan menggunakan visualisasi, konferensi pers akan lebih menarik. Misalnya, suatu perusahaan menampilkan logo produk/perusahaannya diatas meja tempat pembicara berlangsung.

4. Waktu

Umumnya konferensi pers berlangsung antara pukul 10.00-11.00 atau antara 13.30-15.00. jika lewat atau melebihi waktu tersebut, PR akan kehilangan kesempatan untuk bertemu dengan media, karena jika melewati waktu tersebut, wartawan telah memasuki waktu deadline.

5. Pembicara

Batasi jumlah pembicara sekitar dua atau tiga orang, dan pilih pembicara yang representative dan berkompeten untuk menjawab pertanyaan yang akan diajukan oleh wartawan.

6. Pers Kit

Pers kit terdiri atas alat-alat yang dibutuhkan dalam konferensi pers yang meliputi berita dan pessan-pesan yang ingin disampaikan.

7. Evaluasi

Evaluasi sangat penting untuk me-review apakah konferensi tersebut berjalan dengan baik dan bermanfaat. Sesi evaluasi ini menjadi satu kesempatan untuk melihat cara yang lebih efektif yang dapat diterapkan pada konferensi pers berikutnya.

Senin, 03 Juni 2013

Perjalanan Menemukan Passion Dalam Diri

“Your passion is not what you’re good at, it is what you enjoy the most” 
Silver metatalik, abu-abu dan merah merupakan kombinasi warna yang begitu mewah tertata sebagai sampul depan buku. Buku ini ditulis oleh Rene Suhardono, seorang Career Coach, penulis buku, public speaker dan juga penikmat kuliner. Buku yang berjudul Your Journey To Be The Ultimate U ini adalah karya Rene yang kedua setelah buku pertamanya berjudul Your Job is Not Your Career.

Isi buku ini ialah kumpulan artikel Rene yang ada pada kolom Career Coach koran Kompas, yang rilis setiap hari Sabtu. Rene menulis kolom tersebut sejak tahun 2010 dan memutuskan untuk membukukannya.

“Dengan membukukannya, dapat membuka kesempatan bagi pembaca untuk menyusuri ulang perjalanan perenungan Rene tentang passion dan purpose, disadarkan akan pilihan yang kita punya dalam hidup ini, dan dituntut untuk menemukan diri yang terbaik,” komentar Mardi Wu, CEO Nutrifood, tentang buku ini.

Dari awal buku sampai akhir, pembaca diajak untuk berpikir, merasakan dan mengenal diri sendiri dengan lebih baik melalui passion. Di awal buku kedua ini, penulis mengingatkan kepada pembaca akan pentingnya mengenal passion sebagai kompas penunjuk arah dalam merintis dan meniti karir. Karena passion adalah anak tangga pertama dalam sebuah perjalanan karir.

Banyak yang mengira bahwa passion sama dengan hobi, hal tersebut memang mirip, namun tidaklah sama. Bisa diibaratkan hobi adalah “pekarangan” dari passion. Hobi lebih menitik beratkan pada melakukan apa yang kita suka atau gemari saja. Namun, passion adalah melakukan apa yang kita suka dengan hati yang ikhlas dan merasa mendapatkan kebahagiaan setelah melakukannya, bahkan jika tanpa imbalan sekaligus.

Sesungguhnya passion sudah ada dalam diri kita, yang terpenting adalah bagaimana kita peduli dengan diri kita sendiri. Perbanyak mendengarkan isi hati, think less and feel more. Tanda-tanda mengenal passion sangatlah mudah, Anda seperti dilanda oleh semacam “keresahan positif” untuk terus berkreasi, berkarya dan berkontribusi terhadap bidang yang menjadi passion anda.

Selain passion, penulis juga membahas serta menitikberatkan pada purpose (tujuan) membahas tentang apa yang terpenting dalam hidup anda dan bagaimana cara mencapainya. Selain itu, value (nilai) membahas tentang nilai-nilai apa yang diyakini oleh pembaca untuk mencari dan menemukan passion dalam dirinya.

Buku ini terdapat 40 bab, dimana setiap bab nya, penulis juga menceritakan cerita-cerita inspiratif dari orang-orang yang sukses di bidangnya masing-masing seperti komedian, social entrepreneur, penyiar radio, pembawa acara. Mereka melakoni pekerjaan tersebut berdasarkan passion yang ada dalam diri mereka, bukan karena adanya paksaan. Melakoni pekerjaan beda dengan melakoni karir. Pekerjaan adalah milik perusahaan yang memperkerjakan kita, sementara karir melakukan sesuatu pekerjaan sesuai dengan minat dan passion kita.

Hal yang menarik dalam buku ini ialah hadiah berupa 40 stiker dengan gambar yang bermacam-macam. Stiker ini, nantinya akan ditempelkan pada halaman akhir bab yang telah dibaca sesuai dengan keinginan kita. Selain itu, banyaknya kalimat-kalimat positif yang dapat memotivasi kita untuk terus mencari dan menemukan passion yang ada dalam diri kita. Passion is already within you, think less, feel more. Learn to listen to your self, and be your true self.



Peresensi : Kris Aji Irawan

Selasa, 28 Mei 2013

PR di Indonesia, Gambaran Umum dan Kelemahannya


Di era komunikasi dan informasi seperti saat ini, peran Public Relations (PR) semakin diperlukan. PR adalah salah satu sub bidang ilmu komunikasi dan sedang diminati, dimana secara praktis, komunikasi adalah tulang punggung dari kegiatan PR. PR memiliki fungsi manajemen, dimana salah satunya adalah bertugas untuk menyusun rencana kerja untuk memperoleh pengertian dan pengakuan dari publik. Profesi PR dapat dikatakan sebagai profesi yang cukup unik karena praktik PR telah memasuki bermacam-macam sektor seperti sektor sosial, industri, pendidikan, kesehatan, politik, pemerintahan, dan sektor lainnya.

Menjadi praktisi PR tidaklah mudah. Hidup praktisi PR selalu penuh dengan ragam kejutan, peristiwa terjadi silih berganti dan semua peristiwa tersebut menuntut penangan terbaik. Penanganan peristiwa itu menuntut strategi komunikasi yang baik, lengkap denagn alternatif serta konsekuensinya.

Dalam buku Strategi Public Relations, Silih Agung Wasesa menjelaskan bahwa strategi PR yang smart bisa menjadi perangkat ampuh bagi perusahaan dalam menghadapi krisis. karena pada dasarnya yang dihadapi adalah soal bagaimana meraih dukungan dan pemahaman publik.

PR yang berfungsi sebagai jembatan komunikasi antar organisasi dengan lembaga lain dan publiknya harus memiliki strategi untuk mengkomunikasikannya. Dalam melakukan strategi, PR tidak lepas dari fungsi publisitas serta bekerja sama dengan Media Massa.

Menurut Wahyu Muryadi, Pemimpin Redaksi Majalah Tempo dalam menjalankan fungsi publisitas, seorang PR hendaknya memperhatikan unsur-unsur dalam nilai berita. Unsur-unsur dalam nilai berita di antaranya kehangatan atau aktualitas, ada pula unsur kedekatan atau proksimitas, ketokohan atau figur. Selain itu harus berdampak luas atau, angle-nya baru, sesuai misi, harus informatif, keamanan lingkungan, Eksklusif, Prestisius dan juga Kontroversial.

Dalam menghadapi krisis manajemen, tak pelak tugas PR untuk membuat Bad News menjadi Good News. “Harus kuasai masalahnya, ceritakan apa adanya, konteksnya, koreksinya ya just for background. Kemudian perhatikan pembuatan atau penyusunan press release. Press release harus bagus, berisi dan mampu menghidupkannya, jangan lupa testimoni pakar, jangan defensif serta update terus, lalu fokuskan pada sisi baiknya,” ungkap Wahyu Muryadi.

Menurut Wahyu seorang praktisi PR harus mampu memikat pers, “Kalau praktisi yang benar-benar dididik untuk menjadi orang PR, pasti dia sudah tahu ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam hal memikat pers seperti, kegiatan yang harus dilakukan harus mempunyai “Nilai berita” misalnya, apa yang baru atau apa yang istimewa,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan bahwa seorang praktisi PR tidak boleh kenal lelah, harus bekerja keras, selalu kreatif yang sifatnya out of the box. Selain itu, praktisi PR harus sering bertatap muka, itu jauh lebih efektif dan bukan sekedar media visit. Harus mengetahui peta media massa, menguasai dan fokus pada media massa terkemuka nasional, internasional, daerah atau media massa segmented yang berkaitan dengan perusahaan Anda. Jangan lupa juga media sosial yang semakin efektif.

PR harus mengetahui dan memahami media massa, bukan hanya mengandalkan sudah kenal Pemred-nya, Kenal dan berhubungan baik-lah dengan wartawannya. Yang harus disadari juga adalah lakukan sosialisasi atau pengkondisian sejak dini sebelum masalah meledak. “Jadi PR juga harus punya jaringan luas, kenal dan berhubungan baik dengan Editors Club, Forum Pemred, Dewan Pers, SPS, PWI, AJI, IJTI, dan lainnya,” tambah Wahyu.

Wahyu pun menilai setidaknya ada sepuluh kelemahan praktisi PR di Indonesia. Kelemahan tersebut antara lain Pertama, kurang memahami dan menguasai masalah. Kedua, tidak memiliki akses langsung ke pimpinan puncak korporasi. Ketiga, hanya sebagai penyelenggara Konferensi pers (EO). Keempat, kurang cakap memanfaatkan media massa sebagai “free publication” . Kelima, akses ke media massa kurang menyeluruh. Keenam, hanya mengontak Jurnalis jika ada perlu. Ketujuh, kurang kreatif berkomunikasi atau bersilaturahmi dengan pers. Kedelapan, kerap bertindak sigap sebagai pemadam kebakaran. Kesembilan, press release yang konvensional dan kurang memikat. Kesepuluh, kurang tanggap merespon kebutuhan pers misalnya, sulit akses wawancara wartawan khusus ke Chief Executive Officer (CEO).

Sumber: www.theprworld.com

Editor: Kris Aji Irawan

Fast and Furious 6 : Ride or Die




Judul : Fast and Furious 6
Sutradara : Justin Lin
Cast :  Vin Diesel, Paul Walker, Dwayne Johnson, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Tyrese Gibson, Chris Bridges, Sung Kang, Gal Gadot, Luke Evans, Gina Carano, Joe Taslim
Tayang : 24 Mei 2013



Bagi pecinta otomotif, khususnya mobil-mobil mewah dengan kecepatan yang fantastis pasti tidak asing dengan film ini. Film yang memperlihatkan aksi mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi menghiasi dari awal hingga akhir film. Kini film tersebut memasuki sekuel keenamnya  dan telah pun dirilis pada 24 Mei 2013 dengan tajuk Fast & Furious. Film franchise asal Hollywood ini masih disutradarai dengan setia oleh Justin Lin yang juga membesut film ketiga, keempat dan kelimanya.

Sekuel keenam kali ini masih bercerita mengenai geng mobil yang dipimpin oleh Dominic Toretto (Vin Diesel) yang memutuskan untuk pensiun setelah berhasil membawa kabur uang $100 juta di aksi terakhir mereka di Rio de Janeiro, Brasil pada film kelima. Dom memutuskan untuk tinggal bersama Elena Neves (Elsa Pataky) sedangkan Brian O’Conner (Paul Walker) menikah dengan adik perempuan Dom, Mia Toretto (Jordana Brewster) dan baru saja dianugerahi seorang anak laki-laki yang diberi nama Jack. Sementara Han (Sung Kang) dan Gisele Yashar (Gal Gadot) memutuskan untuk pergi ke Hongkong, Roman Pearce (Tyrese Gibson) dan Tej Parker (Chris ‘Ludacris’ Bridges) berkelana dan bersenang-senang menikmati hasil kekayaan mereka. Mereka berharap tidak akan berurusan dengan hukum dan dapat hidup dalam damai. Tapi ternyata mereka salah.

Suatu ketika, Luke Hobbs (Dwayne ‘The Rock’ Johnson) sedang menyelidiki sebuah kasus penyerangan konvoi militer Rusia serta pencurian Chips oleh sebuah grup dengan kemampuan penyerangan dan pencurian yang cepat serta melakukan berbagai perampokan lain di London dan Negara-negara Eropa lainnya. Grup tersebut didalangi oleh mantan special ops soldier yang menjadi kriminal bernama Owen Shaw (Luke Evans) yang berkeinginan menciptakan sebuah alat dari Chips yang ia curi kemudian akan dijualnya dengan harga tinggi di pasar gelap.

Hobbs tahu benar bahwa aksi penyerangan dan pencurian seperti itu harus dilawan oleh grup yang juga mampu bergerak dengan sama cepanya, karena itulah Hobbs yang kali ini didampingi oleh seorang assisten barunya yang bernama Riley (Gina Carano) meminta pertolongan Dom dan teman-temannya. Awalnya Dom tidak berniat sama sekali untuk kembali terjun ke dunia ‘kelam’ yang akan menambah daftar tindakan kriminalnya di data kepolisian, tapi Hobbs menyerahkan bukti keterlibatan Letticia ‘Letty’ Ortiz (Michelle Rodriguez), kekasih Dom yang selama ini ia kira sudah tewas. Akhirnya dengan perjanjian penghapusan daftar kejahatan yang dilakukan seluruh anggota grupnya, Dom bersedia mengumpulkan kembali anggota-anggotanya dan membantu Hobbs menangkap Shaw.

Hobbs harus mengeluarkan segala macam cara, menggunakan berbagai koneksinya untuk melacak jejak Shaw beserta grupnya agar dapat menggagalkan aksi pencurian mereka selajutnya. Aksi kejar-kejaran dengan mobil pun tak terelakkan antara kedua kelompok tersebut. Film ini selain berisi kejar-kejaran juga diisi oleh bumbu-bumbu percintaan, pengkhianatan serta kekeluargaan yang membuat film ini semakin berwarna

Beberapa scene cerita memang masih berhubungan dengan film-film sebelumnya, tapi mengingat betapa cukup sering film-film sebelumnya tayang di televisi, maka kemungkinan besar setiap orang paling tidak sudah pernah menonton salah satu filmnya dan cukup akrab dengan para tokohnya. Karakter setiap tokoh masih sama kuatnya dan dengan jajaran wajah para pemain yang masih sama dengan film-film sebelumnya.

Eksekusi film ini dikemas dengan baik. Beberapa kali penonton dibuat terkejut dengan beberapa ‘shocking’ scenenya, serta memasukan beberapa dialog yang berisi joke-joke, sehingga penonton tidak merasa terlalu serius saat menonton film ini. Dan sinematografinya pun cukup memanjakan mata. Melihat sudut pengambilan gambar yang indah, seperti pemandangan kota London di malam hari. Actionnya pun patut diacungi jempol karena begitu menegangkan sekaligus memukau pada saat bersamaan.

Aksi Joe Taslim
Masih ada satu hal lagi yang paling menarik perhatian ketika menonton film ini, tentu saja keterlibatan aktor Indonesia, Joe Taslim dalam film ini. Joe berperan sebagai Jah, seorang anak buah Shaw yang jago bela diri. Joe pun mendapatkan porsi akting yang cukup besar, sangat memukau ketika ia memamerkan aksi bela dirinya saat menghantam Roman dan Han di salah satu adegan, serta ketika ia mengucapkan kata-kata berbahasa Indonesia dalam dialognya. Menambah kebanggaan sendiri bahwa aktor dalam negeri dapat disejajarkan dengan aktor dan aktris besar Hollywood.

Ketika film sudah selesai, ada scene terakhir yaitu munculnya Jason Statham saat Han mengalami kecelakaan yang mengakibatkan dirinya tewas pada Fast and Furious : Tokyo Drift. Apakah ini mengisyaratkan akan dibuatnya sekuel ke-tujuh dari film ini? Mari kita tunggu aksi lanjutan dari Vin Diesel dan kawan-kawan ini.

Senin, 27 Mei 2013

Menikmati Akhir Pekan dengan Panorama Pulau Pari

Kepulauan Seribu memang terkenal dengan deretan pulau-pulau nan indah yang menyajikkan pemandangan pantai serta pasir yang eksotis. Jika mendengar Pulau Seribu, deretan nama-nama Pulau seperti Pulau Tidung, Pulau Pramuka, Pulau Bira pasti sudah akrab di telinga para pecinta travelling.
Welcome To Pari Island

Tak ketinggalan Pulau Pari, Pulau yang jika dilihat dari atas berbentuk seperti ikan pari ini juga salah satu deretan pulau di kepulauan seribu. Pulau ini terkenal dengan air laut yang masih jernih dan deretan pasir putih yang memanjakkan mata dengan keindahannya.

Jika ingin mengunjungi Pulau Pari dapat dicapai menggunakan Kapal yang bisa dinaiki dari pelabuhan Muara Angke. Dari pelabuhan Muara Angke sampai dengan Pulau Pari menghabiskan waktu perjalanan selama 2 jam. Namun, selama perjalanan tersebut tak akan bosan karena seluas mata memandang hanya terdapat hamparan air laut yang luas.

Satu hal yang menarik dari Pulau Pari, wisata bahari ini dikelola secara kekeluargaan. Kita dapat menyewa Home Stay yang juga berdampingan dengan rumah-rumah warga sekitar. Sehingga di Pulau Pari ini kita seperti berada di lingkungan sendiri karena warga maupun tour guide nya sangat ramah.

Panorama Pantai Pasir Perawan
Banyak spot menarik yang berada di Pulau Pari ini. Seperti hamparan pasir putih, air laut yang dangkal hingga menjelajauh hutan bakau dengan menggunakan sampan, Anda dapat menemukan ini semua di Pantai Pasir Perawan.

Kemudian jika Anda menyewa seorang Tour Guide, Anda dapat diantarkan di spot-spot menarik dengan biota laut serta terumbu karang yang indah. Jika anda ingin lebih dekat melihatnya, anda dapat menyewa alat snorkling pada penduduk sedkitar

Kemudian Bukit Matahari, disini kita dapat melihat pemandangan Sunset yang menawan. dengan berkeliling sepeda, anda dapat puas menikmati pemandangan sunset yang sangat indah. Sepeda pun dapat disewa dari penduduk sekitar.

Setelah puas melihat keindahan sunset, malam harinya anda dapat menikmati barbeque dipinggir pantai pasir pasir perawan. Ditemani dengan suara desiran ombak halus dan cahaya bulan yang indah akan membuat anda rileks dan melupakan sejenak rutinitas harian kita di kota besar.

Setelah lelah seharian berkegiatan, saatnya untuk istirahat agar keesokan harinya dapat mengexplore pantai lain yang ada di Pulau Pari.

Keesokan paginya, kita harus bangun pagi agar dapat melihat terbitnya matahari. namun sangat disayangkan saat saya kesana cuaca sedang mendung sehingga tidak dapat melihat terbitnya matahari.

Explore Hutan Mangrove dengan Sampan
Setelah cuaca cukup cerah, perjalanan dilanjutkan dengan mengexplore pantai LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) kenapa dinamakan pantai LIPI, karena disini adalah tempat penelitian untuk terumbu karang maupun mangrove yang ada di pantai tersebut. Namun sangat disayangkan, masih banyak pengunjung yang meninggalkan sampah-sampah dipinggir pantai ini.

Setelah puas bermain dan mengexplore pantai-pantai yang ada di Pulau Pari, saatnya berkemas untuk kembali ke ibukota. Weekend yang menyenangkan dimana bisa bersama teman-teman dan menghabiskan waktu bersama di Pulau nan Indah ini :) Semoga bisa mengunjungi Pulau Pari lagi nantinya.



Jangan Hanya Melihat Cover Saja

Pernah mendengar kalimat pepatah "Dont judge book by its cover" ? pernah dong pasti, gak mungkin gak pernah dengar kalimat itu. atau mungkin yang paling mudah dipahami adalah "Jangan menilai orang dari fisiknya saja" pasti tau maksud dari tulisan ini.


Seperti contoh bayangkan buah rambutan yang dari luar tampilannya sudah jelek, dengan bentuk bulat dan dipenuhi dengan rambut disekelilingnya, tapi di dalamnya berupa buah yang berwarna putih dan manis. Sementara itu, bandingkan dengan kedondong, buah yang dari luar halus namun didalamnya berduri dan terkadang rasanya masam.

Saya baru saja mendapatkan kabar yang cukup membuat shock dimana orang yang saya percaya tiiba-tiba melakukan hal yang bahkan saya sendiri tidak meyakini orang tersebut yang melakukannya. Tapi bukti tidak bisa berbohong, bukti tersebut ada dan saksi pun melihat apa yang ia lakukan. Percaya atau tidak memang begitu keadaanya.

Ingin saya ceritakan disini tapi blog ini merupakan konsumsi publik, rasanya gak etis kalo saya menceritakan aib orang dan tersimpan di blog pribadi saya ini. Ya cuma ingin sekedar memperingatkan aja kalo menilai orang jangan pernah dari luarnya aja, terkadang kita juga butuh skeptis terhadap orang yang baru saja kita kenal agar nantinya gak menyesal.

Minggu, 26 Mei 2013

Benarkah Cinta Bisa Kadaluarsa?



Judul : Cinta Brontosaurus
Sutradara : Fajar Nugros
Produser : Chand Parwez Servia
Cast : Raditya Dika, Eriska Rein, Soleh Solihun, Tyas Mirasih, Pamela Bowie, Dewi Irawan, Bucek



Raditya Dika bekerja sama dengan Fajar Nugros menggarap sebuah film bergenre Drama Komedi yang berjudul 'Cinta Brontosaurus'. Film ini diangkat dari novel keduanya yang berjudul sama. Film drama komedi ini menjadi sebuah angin segar bagi industri perfilman Indonesia, khususnya untuk film komedi yang belakangan diisi dengan komedi-komedi horor yang berbau sex.

Cerita ini berawal saat Dika (Raditya Dika), menjadi orang yang dapat dibilang kurang beruntung dalam hal asmara. Dari masa SD hingga dewasa selalu menerima penolakan dan putus cinta dalam waktu yang singkat. Hingga dia mempunyai pikiran bahwa cinta itu bisa kadaluarsa dan hal itu menyebabkan ia kurang pede dalam urusan asmara. Puncaknya ketika putus dengan Nina (Pamela Bowie) yang membuat Dika semakin percaya bahwa cinta itu bisa menjadi kadaluarsa.


Ditengah kisah asmara nya yang sedang rumit, sahabat sekaligus agen naskah Dika yang bernama Kosasih (Soleh Solihun) selalu meyakini Dika bahwa pola pikirnya tentang cinta bisa kadaluarsa itu salah besar. Dika pun mencoba meminta tolong pada Kosasih untuk mencarikan jodoh untuk dia, akan tetapi hasil nya sia sia. Tiga calon jodoh yang direkomendasi oleh Kosasih terlihat 'freak' dan membuat Dika ilfeel.

Ditengah keputusasaan nya dalam urusan cinta, Dika bertemu dan berkenalan dengan Jessica (Eriska Rein) disebuah kafe pada saat moment yang cukup absurd yaitu membicarakan ketiak costumer yang ada disamping mereka. Sejak saat itu hubungan Dika dan Jessica makin dekat hingga akhirnya mereka pun berpacaran karena kesamaan sifat mereka yaitu sama sama nyeleneh dan 'gila'.

Ternyata setelah menjalani hubungan dengan Jessica, Dika selalu merasakan jika semakin dekat dengan seseorang, cinta tersebut dapat kadaluarsa lagi.

Disisi lain, Edgar adik kecil nya Dika yang masih SD juga mengalami hal sama yaitu jatuh cinta hingga Edgar membuat orang yang dicintai nya "Hamil" dan mengagetkan sang kakak. Ternyata Edgar hanya mencium pipi dari Yasmine, teman satu SD yang ia cintai. Hal tersebut dilakukan Edgar berkat saran dari kakaknya. Dika pun mendapatkan pelajaran berharga dari adiknya sendiri, bahwa tidak perlu ada alasan untuk sayang dan cinta terhadap seseorang.

Cerita kehidupan Dika semakin rumit dan juga dilanda kebingungan ketika Novel nya yang berjudul 'Cinta Brontosaurus' mendapat tawaran akan diadaptasi ke layar bioskop oleh sutradara film horror Mr. Soe Lim (Ronny P. Tjandra) dengan honor yang cukup tinggi yang membuat Kosasih tergiur karena terus didesak oleh Wanda (Tyas Mirasih) sang istri yang seorang penggemar belanja.

Dari film ini mengajarkan bahwa pelajaran cinta tak hanya didapat dari kekasih, bahkan teman dan keluarga pun dapat memberikan pelajaran cinta yang sesungguhnya.

Tanggapan setelah menonton Cinta Brontosaurus, film ini mempunyai cerita yang sederhana tentang penggambaran perasaan seorang pria yang selalu ditolak cintanya dengan unsur komedi yang segar dan nyeleneh ala Raditya Dika yang terbukti cukup menghibur, absurd dan lucu.

Visualisasi pada film ini dibuat seperti ala Malam Minggu Miko, dimana menghadirkan imajinasi-imajinasi yang berlebihan, flashback-flashback komedi pendek dan juga beberapa materi stand up comedy yang dibuat dalam bentuk dialog absurd

Untuk segi pemain, Raditya Dika memiliki akting yang cukup berkembang dari film pertamanya Kambing Jantan pada 2009 lalu yang terlihat masih kaku. Eriska Rein terlihat apik memerankan sosok Jessica yang sama absurd nya dengan Dika. Untuk pemeran lainnya seperti Soleh Solihun, Tyas Mirasih, Dewi Irawan, Meriam Bellina dan Bucek cukup bisa membuat penonton tertawa.

Kesimpulannya, Cinta Brontosaurus ini sangat menghibur, absurd, nyeleneh tetapi sisi romantis nya pun ada diibaratkan seperti paket komplit ada di film ini. Jadi, film drama komedi ini cocok untuk ditonton sebagai hiburan akhir pekan bersama orang terkasih, teman, maupun keluarga. Selamat menonton.

Kamis, 07 Maret 2013

Unforgetable Moment

Baru sempat posting malam ini, mau sedikit cerita tentang ulang tahun saya yang jatuh pada tanggal 5 Maret :)

Pagi itu beda dari pagi biasanya, hari ini usia saya bertambah satu tahun. Hal yang harus saya syukuri karena Tuhan masih berbaik hati masih memberi tambahan umur untuk saya.

Mendapatkan ucapan selamat dari seluruh keluarga menjadi awal hari ulang tahun saya. Mereka membuat kejutan kecil dengan membuat kue ulang tahun dari roti bakar yang diberikan lilin diatasnya. haha katanya itu rencana dadakan. bersyukur sekali diberikan keluarga seperti mereka.

Handphone pun tak berhenti berdering semenjak tengah malam, ucapan selamat baik dari bbm maupun lewat twitter terus berdatangan dari teman, sahabat, keluarga yang tak sempat mengucapkan langsung kepada saya.

Sampai dikampus, hari ini ada mata kuliah manajemen industri kehumasan, kaget banget waktu Ibu Yuni tiba tiba memanggil saya kedepan saat perkuliahan dimulai, ternyata dosen itu tahu kalo saya sedang berulang tahun haha satu kelas langsung memberikan selamat, dari yang kenal sampai yang tidak kenal. it was sweet moment.

Little Surprise for Me :)
Tak sampai disitu, setiap bertemu dengan teman-teman di kampus yang tahu saya sedang berulang tahun satu per satu memberikan selamat, ucapan, dan doa. alhamdulillah doa baik kembali pada kalian semua.

Dan yang paling mengesankan adalah saat keluarga saya di kampus LPM Media Publica memberikan surprise kecil untuk ulang tahun saya dan tak lupa ritual guyur mengguyur pun tak terlewatkan ,  i really love my second family, yes i do :)

Begitulah sepenggal cerita di ulang tahun saya yang ke-20 , semoga saya tidak mengecewakan kalian :)

Kamis, 21 Februari 2013

Lima Cinta Terpendam Dalam Rectoverso

Rectoverso, Kumpulan Cerita Cinta Tak Terucap
Trend membuat film berjenis omnibus sedang marakbelakangan ini. Tak terkecuali film Rectoverso. Film yang diadaptasi dari kumpulan cerita pendek karya Dewi ‘Dee’ Lestari dengan judul yang sama ini, mengambil lima cerita dari total sebelas cerita pendek yang ada di novel tersebut. Salah satu yang menarik dari film ini ialah deretan nama lima aktris menjadi sutradara dalam film yang terbagi atas lima cerita yang berbeda seperti Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Cathy Sharon, Olga Lydia dan Happy Salma. Kumpulan lima omnibus ini digabungkan dan terlihat memiliki benang merah antar satu cerita dengan cerita yang lainnya. Mari bahas satu per-satu segmen yang ada di film ini.

Malaikat Juga Tahu



Adalah Abang (Lukman Sardi) seorang penderita autisme tinggal di sebuah kos-kosan milik Bunda (Dewi Irawan). Disamping membantu Bunda dalam mengurus kos-kosan, Abang memiliki keahlian dalam memainkan biola. Diam-diam Abang menaruh hati pada Leia (Prissia Nasution) salah satu penghuni kost yang sangat perhatian kepada Abang. Kekhawatiran Bunda pun muncul ketika mengetahui Abang menaruh hati pada Leia. Kekhawatiran itu memuncak ketika datang adik Abang, Hans (Marcell Domits) yang juga ingin mendekati Leia.

Lewat skrip garapan Ve Handojo, Marcella Zalianty berhasil mengantarkan film ini menjadi salah satu cerita yang memikat. Ditambah dengan pengkhayatan peran yang dibawakan oleh Lukman Sardi membuat karakter Abang menjadi kuat. Jangan dilupakan juga peran Dewi Irawan seorang Bunda yang mencintai kedua anaknya serta Prissia Nasution yang apik membawakan peran Leia. Segmen ini menjadi lebih meyayat hati saat backsound lagu Malaikat Juga Tahu yang dibawakan oleh Glenn Fredly. “Seratus Itu Sempurna, Tapi Kamu Satu Lebih Sempurna”.

Firasat




Sebuah trauma masa lalu mengantarkan Senja (Asmirandah) bergabung dalam suatu kelompok yang membahas firasat-firasat yang mereka rasakan dibawah bimbingan Panca (Dwi Sasono). Bersama anggota lainnya, mereka selalu berbagi cerita hingga menelusuri firasat yang mereka rasakan. Sampai pada akhirnya, trauma masa lalu Senja menguak ketika Senja memiliki firasat buruk saat Panca akan berangkat ke Padang menemui ibunya yang sedang sakit keras.

Sebuah kisah unik yang berasal dari lagu dengan judul serupa Firasat yang dibawakan oleh Raisa. Dengan skrip yang dibuat oleh Indra Herlambang, Rachel Maryam berhasil membuat cerita ini cukup menarik. Dengan kehadiran aktris senior Widyawati menambah nilai plus dalam segmen ini.

Curhat Buat Sahabat




Sebuah kisah tentang Amanda (Acha Septriasa) yang memiliki kisah cinta cukup pahit, tapi beruntung karena ia memiliki seorang sahabat yang rela mendengarkan segala curahan hati Amanda yaitu Reggi (Indra Birowo). Bahwa terkadang kita sulit membedakan ketulusan hati hingga akhirnya semua terlambat.

Segmen yang disutradarai oleh Olga Lydia ini menjadi menarik dengan tampilan akting lepas dari Acha Septriasa dan Indra Birowo. Selain itu, penampilan Acha yang menyanyikan lagu dalam segmen ini menambah nilai plus dari film ini.

Cicak di Dinding



Kisah seorang seniman lukis bernama Taja (Yama Carlos) yang bertemu seorang wanita dengan tattoo bergambar cicak yang bernama Saras (Sophia Latjuba) di suatu bar. Pertemuan itu membuat hubungan mereka semakin dekat. Namun, ternyata Saras adalah seorang tunangan dari Irwan (Tio Pakusadewo) sahabat Taja yang sudah dianggap sebagai kakak nya sendiri.

Segmen yang digarap oleh Cathy Sharon dengan skrip Ve Handojo ini menjadi lebih menarik saat ada penampilan khusus dari kelima sutradara serta Julie Estelle.Filosofi cicak di dinding yang melambangkan kesetiaan pun tak luput dari perhatian di film ini.

Hanya Isyarat



Disuatu malam, kelima backpacker yang berkumpul di suatu pantai mengadakan suatu permainan kecil yaitu cerita tentang hal yang paling sedih dalam hidup mereka. Kisah-kisah itu mengantarkan mereka pada hobi travelling ini. Namun, kisah Al (Amanda Soekasah) memiliki sebuah isyarat yang melambangkan cinta yang tak bisa terbalas kepada salah satu dari mereka.

Segmen garapan Happy Salma membuat cerita yang menonjolkan pemandangan pantai di sore hari dan suara ombak di malam hari ini lebih menarik .Dengan skrip garapan Key Mangunsong membuat obrolan ngalor ngidul yang ada di dalam dialog film ini memiliki nilai plus.

Penggalan potongan film omnibus ini tertata dengan sangat rapih. Antara satu adegan dengan adegan lain dibuat seakan memiliki benang merah, meskipun berbeda cerita. Membawa kita mendapatkan pengalaman petualangan hati hingga cinta yang tak sempat terucap. Dengan lagu Firasat versi Raisa di akhir cerita hingga credit tittle membuat ending yang cukup menyayat hati.

Minggu, 10 Februari 2013

Toleransi di Tahun Baru Imlek

Selamat Tahun Baru Imlek 2564
Gong Xi Fa Cai
Tahun baru china atau yang biasa kita kenal dengan imlek selalu menarik perhatian saya setiap tahun nya. Bukan, bukan karena saya warga keturunan tionghoa lantas tertarik dengan perayaan yang selalu menampilkan keceriaan tersebut. Saya menyukai imlek karena menurut saya itu salah satu bentuk kebudayaan yang sangat amat menarik.

Saya mulai mengenal tradisi dalam perayaan imlek semenjak saya duduk di bangku SMA, ya betul sekali karena tempat saya sekolah dulu mayoritas murid nya beragama Buddhist dari etnis Tionghoa jadi saya mau tidak mau harus mengenal kebudayaan tersebut. Saya belajar banyak mengenai kebudayaannya, mulai dari cara berdoa (hanya sekedar tahu, tidak ikut mempraktekan), cara mereka melakukan meditasi, yang satu ini saya selalu ikuti ya karena di sekolah saya mewajibkan muridnya melakukan meditasi sebelum memulai pelajaran dan juga sebelum mengakhiri pelajaran.

Kesempatan saya mempelajari kebudayaan tersebut lebih luas saat saya ditunjuk menjadi Ketua OSIS angkatan 22. Kala itu, saya sering sekali diundang baik dari pihak sekolah, pihak yayasan sampai dengan pihak kelenteng milik yayasan untuk menjadi panitia atau hanya sekedar membantu saat ada perayaan-perayaan khas etnis Tionghoa. Mulai dari perayaan Imlek, Magha Puja, Kathina hingga Cap Go Meh. Ya, semua itu kesempatan saya untuk tahu lebih banyak mengenai budaya yang bahkan saya belum pernah ketahui sebelumnya. Ya kalau tidak masuk SMA Ananda dan menjadi Ketua OSIS mungkin saya akan melewatkan kesempatan tersebut.

Balik lagi ke masalah perayaan imlek. Saya sempat beberapa kali diajak oleh sahabat-sahabat saya yang juga mayoritas etnis Tionghoa untuk mengikuti perayaan imlek. Hanya sekedar turut memeriahkan saja. Malam tahun baru imlek biasanya saya diajak pergi ke kelenteng, saat teman saya melakukan ibadah di dalam saya sempat mengikuti nya dan sempat melihat ke dalam kelenteng tersebut. Its new experience for me. Setelah melakukan ibadah, biasanya kami langsung melihat pertunjukkan barong sai di depan kelenteng. Ya, barongsai salah satu icon dari perayaan imlek yamg saya tahu. Lampion lampion terlihat indah menggantung di sekitaran wilayah kelenteng. Kelenteng cukup penuh sesak karena diisi oleh orang-orang yang ingin ibadah ataupun hanya melihat keceriaan acara disana. Dan biasanya tepat pada pukul 12 malam, seperti perayaan tahun baru pada umumnya, tahun baru imlek ini juga mengadakan pesta kembang api yang sangat meriah, warna warni kembang api melayang , terbang dan melerup di udara membentuk layaknya lukisan lukisan di atas awan. Indah sekali.

Saya punya banyak teman yang merayakan hari raya imlek. Tak terkecuali kedua sahabat saya Julius dan Tape. Mereka berdua berasal dari keluarga keturunan Tionghoa. Biasanya saat imlek datang, saya selalu bercanda kepada mereka bahwa saya ingin meminta angpao kepada mereka berdua. Tentu saja alasan kedua nya sama bahwa bagi siapa saja yang belum menikah, dilarang untuk membagikan angpao. Biasanya mereka selalu ngotot menjelaskan kepada saya setiap tahunnya, maaf ya namanya juga bercanda Hahaaha bahagia sekali mempunyai sahabat seperti mereka.

Indah nya perbedaan tak selamanya harus dijadikan momok untuk saling mencela, menghina bahkan dipermasalahkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pada dasarnya kita semua adalah makhluk sosial yang membutuhkan satu sama lain. Perbedaan akan indah jika kita menyikapinya dengan jiwa yang lapang. Pelangi juga tak akan indah bukan jika hanya satu warna saja?.

Ya, melalui tulisan ini saya ingin mengucapkan kepada seluruh kawan , sahabat, dan seluruh masyarakat yang merayakannya “Selamat Tahun Baru Imlek 2564, Gong Xi Fa Cai, Xin Nian Kuai le” Semoga di tahun ular air ini kita semua dimudahkan dalam pekerjaan, diberikan rezeki yang cukup, diberikan kesehatan serta kesejahteraan. amin

Tantangan Bagi Setan Merah

Beberapa laga besar menanti United dalam bulan ini.
(Source: Manchester United Facebook)
Mulai malam ini (10/1) dan dalam beberapa hari kedepan, Manchester United akan melakoni beberapa pertandingan penting. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Sir Alex Ferguson untuk memilih dan mengatur tim yang dimainkan.

Team yang di juluki 'Setan Merah' ini boleh bernafas lega, kala rival se-kota nya Manchester City ditahan imbang oleh Liverpool 2-2 di pertandingan Premiere League pekan lalu serta menuai kekalahan dari Soton 3-1 semalam. Hal itu membuat pelebaran jarak 9 poin atas Manchester City.

Tapi, hal ini tak pelak menjadikan United terlena akan kedudukannya di puncak klasemen. Mengingat pada musim lalu, United juga unggul 8 poin atas Manchester City, namun pada akhirnya dapat di kejar oleh The Citizens tersebut.

Musim mulai memasuki zona krusial. United akan menghadapi Everton di Premiere League malam ini, dan menghadapi Real Madrid di Champion League, serta Reading di piala FA dalam beberapa hari kedepan.

Kemenangan atas Everton kala pertandingan Premiere League nanti akan membuat United tetap kokoh di urutan puncak klasemen dengan memperlebar jarak 12 poin atas Manchester City. Demikian juga di kedua turnamen lainnya. Hal itu akan membuat United selangkah lebih dekat dengan trofi kemenangan.

Menurut Fergie di situs resminya mengatakan bahwa trofi piala FA dan Liga Champions tidak kalah pentingnya. Mengingat United sudah lama tidak melaju ke babak final dan menjadi juara di kedua turnamen tersebut. Sementara itu, pada laga melawan Real Madrid yang jatuh pada 14 Februari 2013 mendatang menjadi salah satu laga yang menarik di bulan ini.



refrensi : detiksport.com

Rabu, 06 Februari 2013

Hanya Sebuah Firasat




Cepat Pulang
Cepat Kembali Jangan Pergi Lagi
Firasatku Ingin Kau Tuk Cepat Pulang
Cepat Kembali Jangan Pergi Lagi...



Seperti lirik lagu Firasat yang dibawakan oleh Marcel Siahaan, terkadang yang namanya feeling atau firasat itu merupakan suatu tanda yang mengisyaratkan akan terjadi suatu hal. Kadang firasat itu berupa firasat manis, bahkan sampai firasat yang buruk sekalipun. Seakan menjadi sebuah peringatan dari masa depan untuk kita berhati hati terhadap apa yang akan terjadi.

Hanya sedikit bercerita, akhir-akhir ini saya selalu mendapatkan firasat yang sangat aneh. Dan mostly sebagian besar yang menjadi firasat saya itu menjadi nyata. Suatu contoh, saat itu ketika saya sedang duduk dan memainkan handphone saya, membuka account twitter hanya untuk mengetahui kabar yang sedang hangat diperbincangkan. Tiba tiba saya melihat account TMC Polda Metro sedang memberitahukan peristiwa kecelakaan di daerah Pancoran. Hati saya langsung bergetar, entah kenapa perasaan saya jadi tidak enak. Sampai ketika sore hari nya, sahabat saya Ochy mengabarkan bahwa Tape baru aja ngalamin kecelakaan di daerah Pancoran tadi siang saat pulang bareng teman-temannya dari kampus nya menuju Bekasi. Untunglah Tuhan Maha Baik, walaupun kendaraan yang ditumpangi Tape rusak parah, tapi Seiisi mobil selamat dan tak kurang satu apapun. Tape shok setelah kejadian itu. dan baru cerita keesokan harinya sama saya.


Entah kenapa walaupun firasat saya sering sekali benar, saya sulit sekali mempercayai apa yang menjadi firasat saya tersebut. Saya percaya akan takdir Tuhan. Segala nya sudah ada yang mengatur. Tidak ada kebetulan di dunia ini. Jadi, menurut saya firasat itu hanya sebuah peringatan dari masa depan agar kita lebih berhati-hati lagi dalam melakukkan dan menjalankan sesuatu.

Senin, 21 Januari 2013

Pasca Banjir, Waspadai 6 Penyakit ini


Bencana banjir sempat melanda beberapa kawasan di Jakarta sejak Kamis (17/1) lalu. Banyak sekali kerugian yang ditimbulkan akibat banjir ini. Tidak sedikit dari mereka yang kehilangan harta benda dirumahnya,  kehilangan anggota keluarga yang menjadi korban dan mereka tidak bisa mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhannya, mereka harus mengungsi ditempat yang aman dari banjir.
Namun perlu diperhatikan juga, pasca banjir banyak sekali gangguan kesehatan yang bisa mengancam para korban banjir. Macam-macam gangguan yang mengancam pasca banjir antara lain :

1. Penyakit Leptospirosis
Penyakit Leptospirosis disebabkan oleh bakteri Leptospira sp . Leptospirosis ditularkan ke manusia saat kulit kontak dengan air, tanah dan pembungkus makanan yang tercemar urin tikus.
Jika seseorang memilik luka, bisa jadi air banjir tercampur dengan kotoran/air urin tikus yang mengandung bakteri Leptospira sp, maka akan berpotensi terinfeksi. Gejala yang timbul misalnya panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.
Gunakan pelindung kaki apabila terjun langsung ke daerah banjir serta harus selalu jaga kebersihan

2. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria
Penyakit Demam Berdarah dengue (DBD) dan Malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk saat musim hujan dan pasca banjir. Karena pada musim hujan banyak sampah seperti kaleng bekas dan tempat-tempat tertentu terisi oleh air, dan terjadi genangan untuk beberapa waktu.
genangan air tersebut menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti , nyamuk yang menularkan penyakit demam berdarah.
Awalnya, banjir memang akan menyapu sarang nyamuk tapi setelah itu air yang tergenang akan menjadi sarang baru.
Gejala awal dari penyakit DBD ini yaitu demam tinggi mendadak, sakit kepala, nyeri di balik mata, nyeri pada persendian dan otot serta keluarnya bercak-bercak merah.



3. Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)

Pasca banjir, jamur dapat tumbuh lebih cepat dan rentan menimbulkan masalah kesehatan. Paparan jamur yang berlebihan pasca banjir dapat menyebabkan ISPA, kambuhnya asma dan alergi.
Gejala utama penyakit ini berupa batuk, nyeri dada dan lain-lain. Apabila mengalami seperti ini, maka segara beistirahatlah. Cegah penularan terhadap orang yang di sekitar, misalnya dengan menutup mulut ketika batuk dan tidak meludah di sembarang tempat.
Oleh karena itu, masyarakat dihimbau agar waspada terhadap perubahan cuaca terutama untuk penyakit seperti ISPA

4. Penyakit Diare dan Demam Typoid
Penyakit ini bisa terjadi bila mengkonsumsi air atau makanan yang tercemar banjir. Pada saat banjir, sumber air minum banyak yang tercemar. Jika di pengungsian pun sarana serba terbatas, apalagi tersedianya air bersih. Inilah yang bisa menjadi penyebab terjadinya penyakit diare. Namun, hal ini bisa di antisipasi dengan membiasakan mencuci tangan dengan sabun setiap akan makan atau minum serta sehabis buang air.
Selain itu, kebersihan makanan merupakan peranan penting, karena itu selalu perhatikan kebersihan makanan yang akan dikonsumsi.

5. Penyakit kulit, Infeksi dan Gatal
Kontak langsung dengan air banjir sangat rentan mengalami infeksi dan dapat menimbulkan gatal-gatal pada kulit. Bila air terkena mata, akan menimbulkan radang selaput bening mata atau penyakit mata merah. Apabila air masuk ke telinga, dapat menimbulkan radang pada telinga. Apabila air terminum, dapat menimbulkan radang tenggorokan.
Musim banjir maka masalah utama adalah kebersihan yang tidak terjaga dengan baik. Tempat dimana berkumpulnya banyak orang di pengungsian dan sangat berperan dalam penularan infeksi kulit dan infeksi lainnya.


6. Gangguan Psikis
Banjir tidak hanya menimbulkan gangguan fisik tetapi juga gangguan psikis atau emosional yang tidak bisa diabaikan. Para korban banjir rental timbul stres emosional karena melihat air bah yang besar, kehilangan harta benda dan orang-orang yang dicintai mereka merupakan tekanan psikologis yang dihadapi.
Pertolongan korban banjir tidak hanya gangguan fisik tetapi psikis mereka juga butuh bantuan. Masalah mental yang kerap menimpa korban banjir misalnya kecemasan, depresi, tidak bisa tidur dan lain-lain.

Minggu, 20 Januari 2013

Aksi Sosial Moestopo Peduli Banjir


Anak-anak Kampung Pulo mewarnai gambar bersama
Bencana banjir yang menimpa beberapa kawasan di Jakarta sejak Kamis (17/1) lalu menggerakkan mahasiswa serta dosen Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) untuk membuat Posko Moestopo Peduli Banjir di kampus I Hang Lekir. Sumbangan berupa uang tunai, obat-obatan,sembako,pakaian layak pakai ini akan di distribusikan pada korban banjir yang ada di daerah Manggarai serta Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur.

Hasil sumbangan yang terkumpul hingga Minggu (20/1) kemarin sejumlah Rp. 3.761.700 dialokasikan untuk membeli barang-barang seperti susu bayi, bubur bayi, pembalut, pampers, obat-obatan serta kebutuhan lainnya.

Selain mendistribusikan barang sumbangan logistik kepada warga Kampung Pulo, pada Minggu (20/1)  mahasiswa UPDM(B) juga membuat acara untuk menghibur anak-anak yang ada di pengungsian. “Tujuan membuat acara tersebut adalah untuk memulihkan psikologi anak-anak korban banjir yang sedang traumatik serta mengembalikan keceriaan anak-anak disana,” ungkap Arys Gunawan Pratama selaku koordinator lapangan Posko Moestopo Peduli Banjir ini.

Rangkaian acara yang dibuat kali ini berupa hiburan, dimulai dari bermain bersama, mewarnai, tertawa bersama Standup Comedy Indonesia yang berkolaborasi dengan Komunitas Senar Putus, hingga pertunjukkan musik sebagai penutup.

Sementara itu, kondisi terakhir banjir di Kampung Pulo sudah mulai surut. “Saat ini mulai memasuki zona surut, namun untuk warga yang tinggal paling dekat dengan kali Pada Minggu (20/1)  masih banjir sebetis,” ungkap Ambisi salah satu relawan yang ada di daerah tersebut.

Ambisi menambahkan karena mulai memasuki zona surut, barang barang yang saat ini warga butuhkan yaitu obat-obatan kulit untuk gatal serta alat pembersih seperti sapu,sabun pembersih lantai, serta kain pel. “Selain pembersih lantai, warga sini juga membutuhkan obat-obatan kulit untuk gatal karena air yang tidak bersih membuat mereka mudah terserang penyakit kulit,” tambah pria yang akrab disapa Bicu.

Ucapan terimakasih serta harapan datang dari Feri Ferdinand, salah satu warga yang ada di daerah Kampung Pulo, “Saya berterima kasih kepada seluruh relawan yang membantu dan harapan saya mereka tetap semangat dan bantuan tidak hanya sampai saat ini saja. Tidak cuma bantuan logistik dan tenaga yang kita harapkan, tapi juga hiburan untuk anak-anak. Itu saja harapan saya,” ungkapnya

Rabu, 16 Januari 2013

Ibukota Tergenang

Pagi ini saya bangun dalam keadaan yang cukup membuat panik. Bagaimana tidak, seluruh isi rumah sibuk bergotong royong untuk membersihkan rumah. Ya, hujan yang sedari tadi malam turun membuat genangan air alias banjir di daerah rumah saya. Tidak terlalu dalam sih, tp cukup untuk membuat airnya masuk sampai teras rumah.

Tak hanya saya yang merasakan hal ini, sebagian besar hmm mungkin hampir seluruh masyarakat ibukota mendapatkan 'jatah' banjir yang sama seperti rumah saya. Bahkan,ada yang harus mengungsi karena banjir di daerah rumahnya cukup parah. Ini biasanya dialami oleh masyarakat yang tinggal di daerah bantaran kali. Sedih memang melihat berita dimana mana banjir.

Oh, saya lupa. Tak hanya warga biasa, banjir kali ini juga menyebabkan istana negara tempat bernaungnya Presiden ikut terkena imbasnya. Istana negara ikut kebanjiran. Meskipun tidak parah ya kali kali merasakan apa yang dirasakan oleh rakyat ya, pak Presiden..

Ada yang menyalahkan pemerintah, ada yang menyalahkan alam, ada yang menyalahkan keadaan. Tapi, cobalah introspeksi diri apa dan siapa yang harusnya disalahkan dalam keadaan seperti ini? Ya diri kita sendiri. Perilaku kita sehari hari lah yang membuat ini semua terjadi. Perilaku yang dianggap kecil namun memiliki dampak yang besar, contohnya membuang sampah sembarangan, nah perilaku seperti ini yang patut diubah. Bayangkan, jika satu orang membuang sampah sembarangan, dikali penduduk ibukota yang jumlahnya mgkin lebih dari puluhan ribu. Ya makin penuhlah kota ini dengan sampah baik jalanan maupun kali-kali yang ada di Jakarta. Efek nya akan jelas terasa saat musim penghujan datang. Hujan lebat dalam waktu yang lama, sementara bantaran kali dan tempat-tempat untuk air mengalir sudah penuh dengan sampah yang dibuang oleh tangan-tangan jahil, akhirnya menyebabkan banjir dan menyengsarakan diri kita sendiri.

Coba lah untuk mengubah kebiasaan seperti itu. Jangan hanya menuntut hak, namun melalaikan kewajiban sebagai warga masyarakat. Kewajiban kita menjaga lingkungan ,agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Change your habit for your better future.

Surat Untuk Kamu



Entah lewat apa aku harus menghubungimu lagi saat ini untuk mencari kamu yang dulu, aku punya nomer telponmu, aku punya pin bb mu, aku tahu ID twitter mu, bahkan aku tahu rumahmu dimana. Namun seakan semua itu tak cukup untuk membuat kamu seperti yang dulu. Seperti apa yang ku kenal saat kita masih dekat satu-sama-lain.

Jika perahu kertas mampu menyampaikan perasaan ku kepadamu mungkin itu akan terlihat lebih mudah untuk mencarimu. Namun hey! Coba tengok tak ada lautan, sungai ataupun kali yang membentang diantara jarak rumah kita. Aku takut perahu kertas itu akan nyasar dan tidak membuat pesanku tersampaikan untukmu-yang-dulu.

Jika dulu berbicara denganmu adalah hal yang mudah, aku cukup menekan keypad di handphone ku, menelpon kamu adalah cara yang ampuh untuk menyampaikan rasa-kangen aku sama kamu. Ya walaupun melalui kata-kata ambigu yang aku sendiri tidak tahu apa kamu bisa memahami apa yang aku maksud.

Namun sekarang sudah berbeda, rumah kita dekat seakan jauh. Jalur yang kamu lewati, itupun menjadi jalur aku. Tapi saat ini, batas yang entah terbentang tak terlihat seakan membuat jarak yang cukup jauh antara aku-dan kamu. Memahami batas itulah yang harus ku terima saat ini.
Hanya lewat surat yang takkan ku kirim ini, aku hanya ingin bilang. Jika aku rindu kamu yang dulu. Hey merpati, sampaikan salam ku untuk dia-di-masa-lalu. Sampaikan salam kangen ku untuknya.

Masih Ada Pahlawan di Sekitar Kita

Pahlawan adalah sosok yang memiliki keberanian hingga kepribadian tulus untuk rela berkorban harta benda hingga nyawa demi kepentingan orang banyak. Begitulah definisi pahlawan yang kebanyakan dipelajari dalam buku-buku sejarah. Namun dewasa ini, kata pahlawan tidaklah hanya diperuntukan bagi orang-orang yang dengan gagah berani angkat senjata di medan perang dalam melawan penjajah. Masih banyak contoh pahlawan di sekitar kita yang mengabdi demi kepentingan orang banyak.

Adalah Toyib, pria asal Indramayu yang bekerja sebagai tukang sapu jalanan di daerah Senayan, Jakarta Pusat merupakan salah satu contoh pengabdi masyarakat yang kita abaikan keberadaanya. Pria yang menjadi korban kerasnya arus urbanisasi ini terlihat cukup lemas ketika ditanya upah yang ia terima dari hasil pekerjaanya. Beliau mengeluh dalam hati kecilnya karena  upah yang diperolehnya dinilai kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari “Saya bekerja sejak tahun 2002, penghasilan  saya Rp.10.000,- per hari yang dibayar setiap satu bulan. Namanya hidup di Ibukota, penghasilan segitu mana cukup,” keluh Toyib. Tak jarang beliau juga bekerja mengumpulkan barang-barang rongsokan yang akan dijual kepada pengumpul barang bekas untuk menambah penghasilannya sehari-hari.

Dengan hanya bermodalkan sapu lidi dan gerobak sampah, setiap hari nya Toyib mengelilingi daerah Senayan hingga Kolong Slipi untuk membersihkan jalanan sekitar agar terlihat bersih dan bebas dari sampah. Beliau bekerja dari pukul 05.00 hingga 13.00 WIB dari hari Senin sampai dengan Minggu. Setiap harinya pria yang selalu mengenakan rompi berwarna orange ini membersihkan sampah dari pagi hingga siang, lalu sampah tersebut dikumpulkan dalam gerobak miliknya hingga sampah tersebut diangkut oleh truk sampah pada keesokan paginya.

Pria yang berperawakan kulit sawo matang dan tinggi tidak lebih dari 170cm ini mengaku bahwa pekerjaan yang ia lakoni saat ini sebagai penerus ayahnya yang telah pensiun “Saya dapat pekerjaan ini turunan dari ayah saya, karena dulu ayah saya juga bekerja sebagai tukang sapu jalanan,” ucap Toyib. Dalam menjalankan tugasnya, Toyib yang bekerja dibawah Dinas Kebersihan Tanah Abang ini mengaku bersama 3 orang teman lainnya namun dengan wilayah berbeda.

Toyib, penyapu jalanan yang diabaikan keberadaannya
Banyak suka dan duka yang dilalui oleh Toyib selama ia bekerja sebagai tukang sapu jalanan. “Lebih banyak duka daripada suka nya, tapi mau bagaimana lagi ini sudah menjadi tugas kita, semua itu saya jalani dengan ikhlas”, ucap bapak dua anak ini. Beliau mengaku pernah hampir tertabrak oleh kendaraan yang melintasi kawasan tempat ia membersihkan sampah. Ia sering merasakan kepanasan saat cuaca panas, bahkan kehujanan ketika musim hujan datang. Tak hanya itu saja, terkadang Toyib merasa sedikit geram terhadap pengendara sepeda motor, mobil atau bahkan pejalan kaki yang dengan sengaja membuang sampah sembarangan di tempat yang baru saja ia bersihkan. Tapi sekali lagi beliau ikhlas ketika mengingat ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya untuk membuat daerah tersebut bersih.

Sungguh ironis jika Toyib memberikan pengabdian dalam membersihkan lingkungan tetapi masih sering dipandang sebelah mata. Ia pun berharap pihak Dinas Kebersihan bisa memberikan perhatian kepada ia dan rekan-rekan sesama tukang sapu jalanan. “Saya berharap agar pemerintah serta Dinas Kebersihan mau memperhatikan kami sebagai tukang sapu jalanan, kalau tidak ada kami siapa lagi yang mau menyapu jalanan,” harap Toyib.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh okezone.com pada hari Minggu, 20 Mei 2012 bahwa volume sampah di Jakarta mencapai 6.500 ton per hari. Bisa dibayangkan jika dalam satu minggu para pembersih sampah jalanan Ibukota melakukan aksi mogok kerja dikarenakan minimnya upah serta kurangnya perhatian dari pemerintah, entah berapa banyak tumpukan sampah yang mengotori Ibukota ini.

Sampai saat ini masih banyak pengabdi yang mendedikasikan dirinya demi kepentingan orang banyak. Sosok seperti itulah yang harus kita hargai keberadaannya. Mereka dengan ikhlas melakoni pekerjaannya dan berjasa cukup besar tak ubahnya jasa para pahlawan kita terdahulu yang membela negara kita tercinta ini.